Kisah para rasul,sebagaimana yang telah saya sampaikan sebelumnya,bahwa penulis dari Kisah para rasul itu sendiri adalah orang yang bernama lukas,lukas adalah salah satu orang yang dekat dengan paulus.Pada pembahasan kali ini,ada yang membuat hati saya mengganjal,yang ingin membuat saya untuk menelusuri lebih jauh tentang perbedaan yang mungkin tipis permasalahannya (menurut anda).Tapi setipis apapun perbedaan dalam kalimat,hal itu sangat mempengaruhi makna yang terkandung didalam kalimat tersebut.Adapun permasalahan yang saya maksud adalah tentang imam-imam kepala dengan imam-imam.Karena pada Kisah para rasul 4:1,ditulis “imam-imam kepala”,tapi pada versi lain ternyata hanya “imam-imam” saja.Adapun tentang tugas-tugas mereka,bisa anda baca penjelasannya pada website sabda dan juga pada wikipedia.Maka dari itulah,saya akan memberikan penjelasan tentang “perbedaan imam-imam kepala dengan imam-imam” dalam konteks bahasa yunani.

IMAM-IMAM KEPALA

Imam-imam kepala ( imam besar,chief priests / high priest) salah satu ayatnya yang menggunakan “imam-imam kepala” ada pada matius 20:18.Dalam bahasa yunani,imam-imam kepala adalah ἀρχιερεύς (är-khē-e-ryü’s),yang mempunyai makna jabatan yang tertinggi dalam jabatan imam (karena dia membawahi beberapa imam),yang ternyata akar katanya bersumber dari:

1. Dari ἀρχή (är-khā’ ),asal katanya => (ä’r-kho-mī: kata kerja).Jadi ἄρχομαι (ä’r-kho-mī) itu maknanya adalah orang yang pertama dalam melakukan sesuatu.Oleh sebab itu yang namanya pemimpin/kepala,memang harus mampu melakukan sesuatu pertama kali untuk memberikan contoh atau teladan kepada bawahannya,yang jangan cumanya memimpin tapi tidak mampu memberikan teladan yang baik.Sebab contoh atau teladan yang baik adalah dengan memberikan sikap yang baik.

2. Dari ἱερεύς (hē-e-ryü’s) ,asal katanya => ἱερός (hē-e-ro’s :kata sifat). Jadi ἱερός (hē-e-ro’s) itu maknanya adalah suci.

Dengan memperhatikan akar kata dari Imam-imam kepala ( imam besar,chief priests ),yang dalam bahasa yunaninya adalah ἀρχιερεύς (är-khē-e-ryü’s),ternyata mempunyai makna bahwa : orang yang menjadi imam yang tinggi (yang membawahi beberapa imam) harus mampu menjadi orang yang pertama melakukan sesuatu hal,yang perbuatan itu sebenarnya memberikan contoh atau teladan kepada imam yang dibawahinya dan juga jamaahnya.Karena dia adalah seorang imam kepala,maka dia pun harus mempunyai moral yang suci supaya terhindar dari segala perbuatan yang tercela.Karena baik buruknya jamaah,itu semua tergantung dari pendidikan yang diberikan oleh imam dan imam itu sendiri pun tergantung pula tentang bagaimana imam kepala mendidik imam tersebut.

IMAM-IMAM

Ternyata imam-imam (the priests) tidak seperti imam-imam kepala ( imam besar,chief priests / high priest),yang katanya tersbut langsung dari ἱερεύς (hē-e-ryü’s) ,asal katanya => ἱερός (hē-e-ro’s :kata sifat). Jadi ἱερός (hē-e-ro’s) itu maknanya adalah suci.Sebagaimana imam kepala,para imam pun dituntut untuk mempunyai moral yang baik dan jauh dari perbuatan yang tercela (suci) supaya para jamaahnya pun mengikuti perbuatan yang baik yang tlah imam contohkan tersebut.Tapi para imam,bertanggung jawab (secara strukstural seperti dalam organisasi) atas persembahan kurban yang telah dilakukannya kepada imam yang tertinggi yaitu imam kepala.

Setelah anda memahami perbedaan imam-imam kepala dengan imam-imam,mungkin anda bertanya “ayat pada kisah para rasul manakah yang saya permasalahkan itu?” Silahkan anda lihat alkitab versi Good News Translation (GNT),pada kisah para rasul 4:1 :

1 Peter and John were still speaking to the people when some priests,*the officer in charge of the Temple guards, and some Sadducees arrived.

Footnotes:
* acts 4:1 priests; some manuscripts have chief priests.
Pada alkitab versi Good News Translation (GNT),ada catatan kaki bahwa pada kisah para rasul 4:1 ada yang menyatakan imam-imam,tetapi pada manuskrip yang lain bukan imam-imam tetapi imam kepala (imam tertinggi).
Supaya anda lebih yakin lagi tentang adanya perbedaan teks pada kisah para rasul 4:1 (imam-imam ataukah imam kepala),silahkan anda lihat pada :
1. Imam- imam kepala
2. Imam-imam
Setelah memahami,perbedaan antara imam-imama dengan imam-imam kepala.Manakah yang benar pada kisah para rasul 4:1 itu,apakah imam-imam ataukah imam-imam kepala?