Setelah kita menyaksikan secara bersama,tentang kemalangan dari kitab injil matius,markus,dan juga lukas tentang adanya pengakuan bahwa mereka yang diklaim (oleh orang kristen selama ini) sebagai murid-muridnya yesus yang sekaligus sebagai penyusun injil ternyata gugur pengakuan itu karena bukti-bukti yang kuat yang telah saya sampaikan kepada anda.Dan sekarang kita akan membahas tentang kemalangan yang menimpa yohanes,sebagaimana kemalangan yang sudah menimpa pada injil-injil sebelumnya.

Yohanes 7 : 37 – 38

Dan pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru: “Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.”

Bagaimana tidak dikatakan bahwa yohanes tertimpa kemalangan,ketika apa yang dia tulis (Yohanes 7 : 37 – 38) pada injilnya itu ternyata tidak ada pada Perjanjian Lama (PL).Jadi kitab suci mana yang yesus maksud itu,ketika pada PL pun tidak kita temui pernyataan/tulisan yang sama pada PL.

Pada kalimat : “Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!” mempunyai makna bahwa : barangsiapa (dari bangsa israel) yang haus/rindu jiwanya karena kekeringan dari hal kebenaran,maka hendaklah dia itu datang kepada yesus dan menerima air (kebenaran) yang diberikan oleh yesus,supaya jiwa yang kering itu bisa hidup dan berfungsi sebagaimana mestinya.

adapun thirsty pada bahasa yunaninya itu adalah διψάω (dipsaō),yang mempunyai makna bahwa haus itu adalah kiasan, mereka yang dikatakan haus yang menyakitkan merasakan kerinduan mereka, dan sangat ingin merindukan, hal-hal dengan mana jiwa-refresh, didukung, diperkuat.

adapun drink pada bahasa yunaninya itu adalah πίνω (pinō),yang mempunyai makna bahwa minum itu adalah kiasan, untuk menerima ke dalam jiwa yang berfungsi untuk menyegarkan memperkuat, memelihara pohon ini kepada kehidupan kekal.

Adapun kalimat : “Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.” Mempunyai makna bahwa : barangsiapa yang sudah mendengar kebenaran yang disampaikan oleh yesus lalu dia mempercayainya (menghasilkan perbuatan yang positif sesuai yang dia percayai dalam hatinya),maka sebagaimana yang sudah disampaikan oleh kitab suci,maka dalam hatinya akan ada ketenangan dan kemantapan hidup dalam menjalani kehidupan didunia.Sebab suatu iman,tanpa adanya perbuatan maka sama saja hidup dalam kematian (yak 2 : 17).

Adapun living pada bahasa yunaninya adalah ζάω (zaō) yang mempunyai makna yang tepatnya adalah untuk menikmati kehidupan nyata:a) untuk memiliki hidup yang benar dan layak. b) aktif, diberkati, tak berujung di Kerajaan Allah.

Dengan memberikan sedikit penjelasan tentang makna yang terkandung pada ayat-ayat itu,lalu adakah dari Perjanjian Lama (PL) pernyataan yesus yang ditulis pada kitab suci ? kitab suci yang manakah yang dimaksud oleh yesus,ketika yesus sendiripun tidak memberikan pernyataan yang jelas kepada kita ?