Menurut hukum kausalitas,ada sebab maka akan ada akibat.Maka sungguh sangat MUSTAHIL yesus bisa disalib jika yudas iskariot sendiri ,sebagaimana yang disampaikan oleh keempat injil tidak membantu para imam dan kepala pengawal Bait Allah dalam melakukan penangkapan.Hanya injil matius dan injil markus saja yang menempatkan awal pengkhianatan yudas iskariot setelah peristiwa pengurapan Yesus oleh Maria,saudaraLazarus, di rumah Simon si kusta, di kota Betania, 6 hari sebelum Paskah ( Matius 26:6-13; Markus 14:3-9; Yohanes 12:1-8 ).Injil Yohanes mencatat bahwa Yudas Iskariot menggalang murid-murid Yesus untuk menunjukkan rasa tidak senang, bahwa minyak narwastu yang mahal itu dibuang percuma untuk mengurapi kepala dan kaki Yesus Kristus. Hal itu dikatakannya bukan karena Yudas memperhatikan nasib orang-orang miskin, melainkan karena ia adalah seorang pencuri; ia sering mengambil uang yang disimpan dalam kas yang dipegangnya (Yohanes 12:4-6).Yesus menegurnya bahwa pengurapan ini untuk mempersiapkan penguburan-Nya, sehingga kemungkinan Yudas menjadi marah tersinggung dan juga kecewa karena Yesus tidak berniat untuk memberontak terhadap orang Romawi, melainkan malah bersiap untuk mati.

Karena itu masuklah Iblis ke dalam Yudas, dan pergilah ia kepada imam-imam kepala dan kepala-kepala pengawal Bait Allah dan berunding dengan mereka, bagaimana ia dapat menyerahkan Yesus kepada mereka. Yudas berkata: “Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, supaya aku menyerahkan Dia kepada kamu?” Mereka sangat gembira waktu mendengarnya dan mereka berjanji akan memberikan uang kepadanya, 30 uang perak. Dan mulai saat itu Yudas mencari kesempatan yang baik untuk menyerahkan Yesus tanpa setahu orang banyak (Matius 26:14-16; Markus 14:10-11; Lukas 22:3-6 ).Keempat Injil sepakat bahwa pengkhianatan ini terjadi beberapa hari sebelum malam penangkapan Yesus.

Ketika yudas melihat yesus sudah dieksekusi,menyesallah dirinya.Karena rasa bersalah itulah,yudas mengembalikan uang yang tiga puluh perak kepada imam-imam kepala dan tua-tua dan mengakui kesalahan dirinya dihadapan mereka.Tetapi mereka sendiri tidak peduli atas penyesalan yudas itu dan akhirnya yudas melemparkan uang perak itu ke dalam Bait Suci, lalu pergi dari tempat tersebut dan mati gantung diri (mat 27 : 1-5).Karena yudas melemparkan uang kedalam bait suci,lalu para imam-imam kepala mengambil uang perak tersebut karena uang yang dilemparkan yudas dianggap sebagai uang darah oleh mereka.Setelah mereka melakukan perundingan tentang uang yang dilemparkan yudas itu,maka diputuskanlah supaya uang tersebut dibelikan tanah untuk dijadikan tempat pekuburan orang asing (Tanah Tukang Periuk) (mat 27 : 6-7).Itulah sebabnya tanah yang dibeli tersebut sampai sekarang disebut sebagai tanah darah,dengan demikian genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yeremia: “Mereka menerima tiga puluh uang perak, yaitu harga yang ditetapkan untuk seorang menurut penilaian yang berlaku di antara orang Israel,dan mereka memberikan uang itu untuk tanah tukang periuk, seperti yang dipesankan Tuhan kepadaku.” (mat 27 : 8 – 10)

Itulah sekilas tentang penangkapan yesus yang dibantu oleh yudas,yang penuh dengan dramatis.Tetapi yang menjadi persoalan kita saat ini,benarkah apa yang tejadi (pertanda) pada yesus dengan isyarat uang tiga puluh perak yang diterima yudas itu memang sudah diberitakan pada kitab yeremia ? Setelah saya cek,ternyata tidak ada sama sekali tentang pertanda itu tetapi bisa anda cermati pada link yang saya berikan ini. Adapun hasilnya,bisa anda lihat pada gambar yang sudah saya berikan dibawah ini :

Dari kenyataan yang ada,sebenarnya bukan pada kitab yeremia sebagaimana yang disampaikan oleh matius pada injilnya (mat 27:9-10),tetapi hal itu ada pada kitab zakaria 11:12-13

“Lalu aku berkata kepada mereka: “Jika itu kamu anggap baik, berikanlah upahku, dan jika tidak, biarkanlah!” Maka mereka membayar upahku dengan menimbang tiga puluh uang perak.Tetapi berfirmanlah TUHAN kepadaku: “Serahkanlah itu kepada penuang logam!” — nilai tinggi yang ditaksir mereka bagiku. Lalu aku mengambil ketiga puluh uang perak itu dan menyerahkannya kepada penuang logam di rumah.”

Jika memang matius itu adalah muridnya yesus dan juga seorang pengarang injil yang selalu mendapatkan bimbingan atas penulisannya itu,kenapa ada kesalahan atas apa yang dia sampaikan pada injilnya ? Atas kesalahan yang bertahan lama sampai sekarang ini siapakah yang patut kita persalahkan,apakah matius ataukah roh kudus yang telah salah memberikan bimbingannya kepada matius ?