Kita akan menganggap wajar,bila ada pernyataan yang salah karena ketidakpahaman tentang sesuatu hal yang disampaikan oleh anak kecil,semisal menyamakan antara lalat,nyamuk dengan kuman.Tetapi jika kesalahan itu ternyata disampaikan oleh orang yang bukan anak kecil lagi apalagi jika seseorang yang menyampaikan bahwa lalat – nyamuk – kuman itu adalah sama dan ternyata orang yang menyampaikan hal itu adalah orang yang berpendidikan tinggi,saya yakin anda akan menganggap bahwa pernyataan atas penganggapan hal itu dianggap salah dan memang tidak sewajarnya menganggap lalat itu adalah sama dengan nyamuk dan kuman dan juga sebaliknya.Karena menyamakan antara lalat – nyamuk – kuman itu, memang bertentangan dengan ilmu pengetahuan yang ada.

Tapi bagaimana jika pembahasan tentang lalat – nyamuk – kuman itu adalah sama (dalam artian nyamuk adalah lalat dan kuman juga dan juga sebaliknya terhadap lalat dan juga kuman) ternyata hal itu pun terjadi pada alkitab ? Apakah anda akan membenarkan atas apa yang disampaikan alkitab itu sendiri sambil menutup mata meskipun hal itu sudah bertentangan dengan  ilmu pengetahuan yang ada ataukah anda akan mengikuti pengetahuan yang ada dan menganggap bahwa dalam alkitab terdapat kontradiksi ? Sebab apapun kitabnya,jika diklaim sebagai firman Tuhan ataupun mengandung firman Tuhan apalagi pengarangnya diklaim mendapatkan bimbingan dari Tuhan maka akan sangat mustahil jika didalam isi kitab itu sendiri terjadi kontradiksi.

Sebelum menyampaikan bukti hal itu didalam alkitab,disini saya akan mengutip dari wikipedia tentang perbedaan antara lalat –  nyamuk – kuman.

– Lalat

Lalat adalah jenis serangga yang berasal dari subordo Cyclorrapha ordo Diptera. Secara morfologi lalat dibedakan dari nyamuk (subordo Nematocera) berdasarkan ukuran antenanya; lalat berantena pendek, sedangkan nyamuk berantena panjang. Lalat umumnya mempunyai sepasang sayap asli serta sepasang sayap kecil yang digunakan untuk menjaga stabilitas saat terbang. Lalat sering hidup di antara manusia dan sebagian jenis dapat menyebabkan penyakit yang serius. Lalat disebut penyebar penyakit yang sangat serius karena setiap lalat hinggap di suatu tempat, kurang lebih 125.000 kuman yang jatuh ke tempat tersebut.

Lalat sangat mengandalkan penglihatan untuk bertahan hidup. Mata majemuk lalat terdiri atas ribuan lensa dan sangat peka terhadap gerakan. Beberapa jenis lalat memiliki penglihatan tiga dimensi yang akurat. Beberapa jenis lalat lain, misalnya Ormia ochracea, memiliki organ pendengaran yang sangat canggih. Sumber :  Dari Ini

– Nyamuk

Nyamuk adalah serangga tergolong dalam order Diptera; genera termasuk Anopheles, Culex, Psorophora, Ochlerotatus, Aedes, Sabethes, Wyeomyia, Culiseta, dan Haemagoggus untuk jumlah keseluruhan sekitar 35 genera yang merangkum 2700 spesies. Nyamuk mempunyai dua sayap bersisik, tubuh yang langsing, dan enam kaki panjang; antarspesies berbeda-beda tetapi jarang sekali melebihi 15 mm.

Dalam bahasa Inggris, nyamuk dikenal sebagai “Mosquito”, berasal dari sebuah kata dalam bahasa Spanyol atau bahasa Portugis yang berarti lalat kecil. Penggunaan kata Mosquito bermula sejak tahun 1583. Di Britania Raya nyamuk dikenal sebagai gnats.

Pada nyamuk betina, bagian mulutnya membentuk probosis panjang untuk menembus kulit mamalia (atau dalam sebagian kasus burung atau juga reptilia dan amfibi untuk menghisap darah. Nyamuk betina memerlukan protein untuk pembentukan telur dan oleh karena diet nyamuk terdiri dari madu dan jus buah, yang tidak mengandung protein, kebanyakan nyamuk betina perlu menghisap darah untuk mendapatkan protein yang diperlukan. Nyamuk jantan berbeda dengan nyamuk betina, dengan bagian mulut yang tidak sesuai untuk menghisap darah. Agak rumit nyamuk betina dari satu genus, Toxorhynchites, tidak pernah menghisap darah. Larva nyamuk besar ini merupakan pemangsa jentik-jentik nyamuk yang lain. Sumber Dari Sini

– Kuman

Kuman adalah istilah umum Indonesia yang menggambarkan hewan mikrobiologis yang juga disebut dengan nama bakteri. Biasanya kuman dianggap sebagai bibit penyakit.Kuman (bakteri) adalah makhluk hidup yang memiliki ukuran 1-2 mikron (1 mikron = sepersejuta meter!). Karena ukurannya yang sangat kecil, maka kuman tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Kuman terdapat dimana-mana: di udara, air, tanah, tanaman dan hewan bahkan pada makanan yang kita makan! Sebagian besar kuman yang ada di alam, tidak berbahaya bagi manusia dan beberapa diantaranya bahkan bermanfaat bagi manusia. Contohnya, beberapa jenis kuman digunakan untuk membuat produk makanan seperti yoghurt, keju dan tempe, dan beberapa kuman baik membantu menjaga kesehatan organ pencernaan manusia.

Walaupun demikian, sebagian kecil kuman menyebabkan efek yang merugikan. Di dalam makanan, kita mengenal kuman pembusuk dan kuman penyebab penyakit (kuman patogen). Kuman pembusuk mungkin tidak menyebabkan kita menjadi sakit, tetapi pertumbuhan mereka pada makanan akan menyebabkan kerusakan pada makanan (misalnya terbentuk lendir, perubahan bau, warna dan rasa) sehingga makanan menjadi tidak layak lagi untuk dikonsumsi. Kuman patogen merupakan penyebab terjadinya keracunan makanan. Kuman patogen tidak selalu menyebabkan perubahan penampakan, bau, warna ataupun rasa makanan. Sehingga, kita tidak mungkin menilai suatu makanan terkontaminasi kuman patogen dengan mencium, melihat atau merasakannya Satu-satunya cara untuk melindungi diri dari kuman ini adalah dengan menerapkan prinsip-prinsip sanitasi dan penanganan makanan yang baik.

Kuman adalah organisme kecil seperti virus, bakteri, jamur, protozoa mikroskopik jahat yang dapat menyebabkan suatu penyakit atau gangguan kesehatan. Kuman bisa mengakibatkan penyakit atau gangguan kesehatan ringan maupun berat pada tubuh organisme inangnya seperti manusia, hewan dan sebagainya.

Kuman juga ada pada benda kesayangan kita seperti handphone, remote tv, uang, sepatu, pensil, dan lain sebagainya. Kuman pun tidak mengenal ampun, karena kuman terdapat pada anak yang baru lahir sampai yang manula tersembunyi kuman di tubuhnya. Untuk itu perlu diperhatikan kehigienan benda-benda di sekitar kita yang sering kita pergunakan. Bersih yang dilihat oleh mata kita belum tentu bebas dari kuman karena kuman tidak dapat dilihat secara kasat mata.

Beberapa penyakit / gangguan kesehatan akibat kuman yaitu seperti pilek batuk, radang tenggorokan, tbc, hepatitis, hiv, diare, dan lain sebagainya. Kuman bertanggung jawab atas banyak penyakit yang parah dan tidak parah pada manusia. Untuk itulah kita renungkan kembali serta secara preventif menghindar dari kuman dengan cara menjaga kebersihan diri serta meningkatkan ketahanan tubuh kita dari kuman-kuman nakal penyebab penyakit. Sumber Dari Ini

Jika anda sudah paham tentang perbedaan antara lalat – nyamuk – kuman,maka silahkan anda cermati isi alkitab berikut :

matius 23 ayat 24 pada alkitab versi terjemahan baru

VS

matius 23 ayat 24 pada alkitab versi I_BIS

matius 23 ayat 24 alkitab versi klinkert 1879 = alkitab versi keasberry

Selain adanya perbedaan isi dari ayat yang sama dengan versi yang berbeda,ternyata tertulis  “kuman” pada versi alkitab yang lain dan tidak ditulis sebagai “nyamuk ataupun lalat”.Penulisan kuman itu ternyata bisa anda temui pada alkitab versi Klinkert 1879 dan Keasberry.Untuk mendapatkan bukti lain tentang adanya kontradiksi tersebut,silahkan anda cek kembali pada alamat URL berikut ini :Link 1  dan Link 2

Diantara anda,mungkin ada yang berpendapat bahwa meskipun hal itu berbeda isinya tetapi tidak akan merubah substansinya.Pernyataan hal itu sungguh kurang tepat sekali untuk dijadikan sebagai senjata untuk membela atas adanya kontradiksi didalam alkitab yang nyata sekali bahwa apa yang disampaikan alkitab tersebut bertentangan dengan ilmu pengetahan yang ada,sebab apa yang kita bahas disini adanya perbedaaan isi dari berbagai versi alkitab yang alkitab itu sendiri adalah firman Tuhan yang para penulisnya mendapatkan bimbingan dari roh kudus.Dengan melihat realita yang ada,berarti dapat kita simpulkan bahwa bimbingan dari roh kudus kepada para penulis/pengarang injil itu telah menyampaikan sesuatu yang salah dan bahkan bertentangan dengan ilmu pengetahuan yang ada.Jika perbedaan lalat – nyamuk – kuman itu dianggap sama atau tidak merubah substansinya,lalu dimanakah letak kebenaran dari bimbingan roh kudus (yang diklaim sebagai salah satu dari oknum Tuhan) itu,jika bimbingannya pun sudah terjadi kesalahan dan bertentangan dengan ilmu pengetahuan yang ada ? Selain itu,tidak ada disiplin ilmu dan juga dokter/ahli tentang apapun yang menganggap bahwa lalat itu sama dengan nyamuk dan juga kuman dan begitu pun sebaliknya!