2 tawarikh 1 ayat 4.

Silahkan anda perhatikan kalimat yang sudah saya tandai dengan warna

-Pada I_BIS (ditandai dengan warna merah), disana bertuliskan sebagai berikut :

“(Tetapi Peti Perjanjian TUHAN berada di Yerusalem di dalam kemah yang dipasang oleh Raja Daud untuk Peti itu ketika ia memindahkannya dari Kiryat-Yearim.)”

Jika anda teliti dalam membacanya,maka anda akan menemukan tanda kurung pada awal dan akhir kalimat tersebut.Tanda kurung tersebut memberikan pengertian kepada kita,bahwa kalimat tersebut (2 taw 1 ayat 4 pada I_BIS) merupakan kalimat keterangan atau penjelasan yang bukan bagian dari integral pokok pembicaraan dan hal itu merupakan kalimat tambahan yang diberi oleh sipenulis ataupun sipenerjemah.Karena adanya tanda kurung tersebut, berarti kalimat yang ada pada ayat 4 dari 2 tawarikh pasal 1 sebenarnya tidak ada dan karena adanya peran dari orang yang tidak dikenal secara pasti  yang mengakibatkan ayat 4 itu menjadi ada meskipun kalimat yang ada disertai dengan tanda kurung.

 

-Pada I_TB (yang ditandai dengan warna biru) disana bertuliskan sebagai berikut :

“ —  Tetapi Daud telah mengangkut tabut Allah dari Kiryat-Yearim ke tempat yang disiapkannya bagi tabut itu,  — ,,,,,”

Kalimat “tetapi daud,,,,tabut itu” merupakan kalimat sisipan yang ditambahkan dan hal itu bisa kita lihat dari kalimat yang ditandai dengan tanda strip.

-Tetapi pada versi I_ENDE dan I_FAYH (kalimat yang tidak saya tandai dengan warna apapun),tanda kurung maupun tanda strip pada ayat yang sedang kita bahas tidak ada sama sekali.

Jadi menurut anda :

1.Siapakah yang sudah menambahkan dan menghilangkan tanda kurung dan strip pada ayat itu ?

2.Mengapa pada I_BIS terdapat tanda kurung dan pada I_TB diberi tanda strip ketika pada I_ENDE dan I_FAYH tidak diberi tanda seperti halnya pada I_BIS dan juga I_TB ?