1 tawarikh 1 ayat 10.

Silahkan anda perhatikan kalimat yang sudah saya tandai dengan warna merah.

Pada I_BIS (yang ditandai dengan warna merah), disana bertuliskan sebagai berikut :

“(Kus mempunyai seorang anak laki-laki bernama Nimrod, yang menjadi raja perkasa yang pertama di dunia.)”

Jika anda teliti dalam membacanya,maka anda akan menemukan tanda kurung pada awal dan akhir kalimat tersebut.Tanda kurung tersebut memberikan pengertian kepada kita,bahwa kalimat tersebut (1 taw 1 ayat 10 pada I_BIS) merupakan kalimat keterangan atau penjelasan yang bukan bagian dari integral pokok pembicaraan dan hal itu merupakan kalimat tambahan yang diberi oleh sipenulis ataupun sipenerjemah.Karena adanya tanda kurung tersebut, berarti kalimat yang ada pada ayat 10 dari 1 tawarikh pasal 1 sebenarnya tidak ada pada teks aslinya dan karena adanya peran dari orang yang tidak dikenal secara pasti (orang yang tidak bertanggung jawab) yang mengakibatkan ayat 10 itu menjadi ada meskipun kalimat yang ada disertai dengan tanda kurung.

Tapi jika anda memperhatikan pada I_ENDE,I_FAYH,dan I_TB pada ayat 10 tidak disertai dengan tanda kurung.Mungkin tanda kurung tersebut dihilangkan,supaya memberi kesan bahwa ayat 10 memang benar-benar ada dari awal penulisannya dan bukan merupakan kalimat sisipan.Ternyata dengan melihat bukti-buti yang ada,penulisan ayat demi ayat pada alkitab sebenarnya sudah terjadi sebuah konspirasi yang besar untuk mengelabui para pembacanya dan hal itu membuktikan bahwa dalam penulisan alkitab (khususnya pada 1 taw 1 ayat 10) telah tercampur dengan tulisan-tulisan dari tangan manusia yag tidak bertanggung jawab (jahil).