1sam 1 ayat 23.

Perhatikan gambar diatas,yang kalimatnya sudah diberi ditandai dengan warna.

1.Pada I_BIS (warna merah) ada kalimat yang bertuliskan: “,,,,Dan semoga TUHAN membuat janjimu (merah) menjadi kenyataan.”

Jika melihat tata bahasa,bahwa “mu” itu termasuk kedalam kata ganti orang ke 2 yang “mu” tersebut mengarah atau menuju kepada hana (baca ayat sebelumnya).Selain itu,anda pun bisa membaca catatan kaki yang kalimatnya diberi tanda kurung bahwa : {Beberapa terjemahan kuno: mu;terjemahan Ibrani: nya.}

2. Pada I_ENDE dan I_TB (yang kalimatnya diberi tanda hijau) disana dinyatakan “Nya”, yang hal tersebut merupakan kata ganti orang ketiga yang berarti kalimat trsebut menuju atau mengarah kepada Tuhan / YAHWE.

Jika anda memahami kata ganti orang pada suatu kalimat,maka kata ganti orang kedua (mu) dan kata ganti orang ketiga (nya) sebenarnya mempunyai perbedaan maksud dan hal itu bisa menyebabkan kesalahan dalam menterjemahkan dan juga memahami ketika kesalahan tersebut hinggap pada teks/naskah yang diterjemahkannya.

Menurut anda :

1.Seharusnya kata ganti orang keberapakah atas kalimat yang diberi tanda tersebut ?

2.Jika kata ganti orangnya saja sudah saling berbeda,maka makna atau maksud kalimat yang terkandungnya pun akan berbeda pula.Lalu Siapakah yang layak untukdipersalahkan dan diminta pertanggung jawabannya ?